|
gbi.lagu-gereja.com
Gereja Bethel Indonesia |
![]() |
|
Download MP3 Music 2 Tawarikh 1:1-17Doa Salomo memohon hikmat 1:1 Salomo, anak Daud, menjadi kuat dalam kedudukannya sebagai raja; TUHAN, Allahnya, menyertai dia dan menjadikan kekuasaannya luar biasa besarnya. 1:2 Salomo memberi perintah kepada seluruh Israel, kepada kepala-kepala pasukan seribu dan pasukan seratus, kepada para hakim dan kepada semua pemimpin di seluruh Israel, yakni para kepala puak. 1:3 Lalu pergilah Salomo bersama-sama dengan segenap jemaah itu ke bukit pengorbanan yang di Gibeon, sebab di situlah Kemah Pertemuan Allah yang dibuat Musa, hamba TUHAN itu, di padang gurun. 1:4 -- Tetapi Daud telah mengangkut tabut Allah dari Kiryat-Yearim ke tempat yang disiapkannya bagi tabut itu, -- sebab ia telah memasang kemah untuk tabut itu di Yerusalem. 1:5 Namun mezbah tembaga yang dibuat Bezaleel bin Uri bin Hur masih ada di sana di depan Kemah Suci TUHAN. Maka ke sanalah Salomo dan jemaah itu meminta petunjuk TUHAN. 1:6 Salomo mempersembahkan korban di sana di hadapan TUHAN di atas mezbah tembaga yang di depan Kemah Pertemuan itu; ia mempersembahkan seribu korban bakaran di atasnya. 1:7 Pada malam itu juga Allah menampakkan diri kepada Salomo dan berfirman kepadanya: "Mintalah apa yang hendak Kuberikan kepadamu." 1:8 Berkatalah Salomo kepada Allah: "Engkaulah yang telah menunjukkan kasih setia-Mu yang besar kepada Daud, ayahku, dan telah mengangkat aku menjadi raja menggantikan dia. 1:9 Maka sekarang, ya TUHAN Allah, tunjukkanlah keteguhan janji-Mu kepada Daud, ayahku, sebab Engkaulah yang telah mengangkat aku menjadi raja atas suatu bangsa yang banyaknya seperti debu tanah. 1:10 Berilah sekarang kepadaku hikmat dan pengertian, supaya aku dapat keluar dan masuk sebagai pemimpin bangsa ini, sebab siapakah yang dapat menghakimi umat-Mu yang besar ini?" 1:11 Berfirmanlah Allah kepada Salomo: "Oleh karena itu yang kauingini dan engkau tidak meminta kekayaan, harta benda, kemuliaan atau nyawa pembencimu, dan juga tidak meminta umur panjang, tetapi sebaliknya engkau meminta kebijaksanaan dan pengertian untuk dapat menghakimi umat-Ku yang atasnya Aku telah merajakan engkau, 1:12 maka kebijaksanaan dan pengertian itu diberikan kepadamu; selain itu Aku berikan kepadamu kekayaan, harta benda dan kemuliaan, sebagaimana belum pernah ada pada raja-raja sebelum engkau dan tidak akan ada pada raja-raja sesudah engkau." 1:13 Lalu pulanglah Salomo dari bukit pengorbanan yang di Gibeon itu, dari depan Kemah Pertemuan, ke Yerusalem dan ia memerintah atas Israel. Harta kekayaan Salomo 1:14 Salomo mengumpulkan juga kereta-kereta dan orang-orang berkuda, sehingga ia mempunyai seribu empat ratus kereta dan dua belas ribu orang berkuda, yang semuanya ditempatkan dalam kota-kota kereta dan dekat raja di Yerusalem. 1:15 Raja membuat banyaknya emas dan perak di Yerusalem sama seperti batu, dan banyaknya pohon kayu aras sama seperti pohon ara yang tumbuh di Daerah Bukit. 1:16 Kuda untuk Salomo didatangkan dari Misraim dan dari Kewe; saudagar-saudagar raja membelinya dari Kewe dengan harga pasar. 1:17 Sebuah kereta yang didatangkan dari Misraim berharga sampai enam ratus syikal perak, dan seekor kuda sampai seratus lima puluh syikal; dan begitu juga melalui mereka dikeluarkan semuanya itu kepada semua raja orang Het dan kepada raja-raja Aram. Penjelasan: * Penobatan Salomo (1:1-17) Sesaat sebelum menemui ajalnya, Raja Daud telah menobatkan putranya menjadi raja Israel dan memastikan bahwa seluruh pemimpin "mengakui kekuasaan Raja Salomo" (I Taw. 29:24). Sekalipun demikian, penobatan Salomo yang sesungguhnya adalah dengan penampakan Allah kepadanya di Gibeon (1:1-13). Peristiwa ini, lebih dari hal lain apa pun dalam sejarah, menegaskan apa yang diajarkan Alkitab bahwa "Apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, ... maka hal itu akan diberikan kepadanya" (Yak. 1:5). Dengan prinsip tersebut penulis Tawarikh membuka bagian kedua dari pengkajian akbarnya. Dengan demikian sang penulis Tawarikh mengisahkan kembali I Raja-Raja 3:4-15 sekalipun dia menghilangkan pengesahan langsung dari Gibeon berupa keputusan Salomo atas pertikaian mengenai anak dua perempuan sundal (I Raj. 3:16-28) sebagai hal yang pribadi dan terbatas. Sebagai gantinya penulis Tawarikh mengemukakan pengesahan ekonomisnya pada waktu kemudian, sebagaimana terlihat di dalam kemakmuran Israel secara nasional (II Taw. 1:14-17), sebuah nas yang mengisahkan hal yang sama dengan I Raja-Raja 10:26-29. * 2Taw 1:1-17 - Raja yang istimewa. Penulis Tawarikh mulai mengisahkan Salomo, pengganti Daud. Salomo digambarkan sebagai raja ideal yang akan menjadi teladan bagi komunitas pascapembuangan. Bagian ini menunjukkan kekuasaan Salomo yang luar biasa hebatnya dan diperkenan oleh Allah (ayat 1,13b). Penyertaan Allah, bukan dirinya sendiri, yang telah membuatnya menjadi besar. Selanjutnya Salomo dikisahkan pergi ke Gibeon untuk beribadah, ke satu bukit pengurbanan yang bukan merupakan tempat beribadah yang seharusnya (ayat 2-6). Tindakan Salomo ini didukung oleh seluruh Israel, baik dari pihak sipil, militer, maupun agama (ayat 2-3). Namun, penulis Tawarikh segera menjelaskan tindakan Salomo, menambahkan bahwa Kemah Pertemuan yang didirikan Musa pun ada di sana (bdk. Im. 17:3-5). Jumlah 1000 kurban bakaran menunjukkan antusiasme Salomo di dalam menyembah Allah. Malam itu, di dalam mimpi (ayat 7, bdk. 1Raj. 3:5,15), Allah menawarkan Salomo untuk meminta apa saja yang diinginkannya, sebagai tanda berkenannya Allah atas penyembahan Salomo di Gibeon. Salomo meminta hikmat dan pengertian untuk menjadi pemimpin (ayat 10), bukan kekayaan, harta, benda, atau kemuliaan. Ia akan memimpin umat Tuhan, suatu pengakuan bahwa kerajaannya seiring dengan pemerintahan Allah. Dengan ini, komunitas pasca-pembuangan diajar untuk memiliki motivasi yang benar dalam proses pemulihan mereka. Mereka tidak boleh berpikir bahwa yang terutama adalah keuntungan dan kesejahteraan mereka, tetapi yang terpenting adalah takut akan Allah, yang melahirkan hikmat dan pengalaman disertai Allah. Justru dengan mengutamakan Allah, kesejahteraan akan mengikuti mereka. Ayat 13 akhirnya menyatakan bahwa Salomo kembali ke Yerusalem dan memerintah di sana serta menetapkan kota itu sebagai pusat ibadah (bdk. 1Raj. 3:15) - menunjukkan ketaatan dan bijaksana Salomo. Bagian akhir pasal ini menceritakan berkat yang diterima Salomo dari Allah: kuat dalam bidang militer (ayat 14), dalam kekayaan, dan sumber daya alam (ayat 15), dan dalam perdagangan internasional. Renungkan: Pemimpin yang istimewa adalah yang mengutamakan hikmat dari Allah dalam segala hal. Kesejahteraan akan menyusul. 2 Tawarikh 2:1-18 Persiapan-persiapan untuk mendirikan Bait Suci 2:1 Salomo memerintahkan untuk mendirikan suatu rumah bagi nama TUHAN dan suatu istana kerajaan bagi dirinya sendiri. 2:2 Dan Salomo mengerahkan tujuh puluh ribu kuli, delapan puluh ribu tukang pahat di pegunungan, dan tiga ribu enam ratus mandur untuk mengawasi mereka itu. 2:3 Lalu Salomo mengutus orang kepada Huram, raja negeri Tirus, dengan pesan: "Perbuatlah terhadap aku seperti yang kauperbuat terhadap ayahku Daud, ketika engkau mengirim kayu aras kepadanya, sehingga ia dapat mendirikan baginya suatu istana untuk tinggal di situ. 2:4 Ketahuilah, aku hendak mendirikan sebuah rumah bagi nama TUHAN, Allahku, untuk menguduskannya bagi Dia, supaya di hadapan-Nya dibakar ukupan dari wangi-wangian, tetap diatur roti sajian dan dipersembahkan korban bakaran pada waktu pagi dan pada waktu petang, pada hari-hari Sabat dan bulan-bulan baru, dan pada perayaan-perayaan yang ditetapkan TUHAN, Allah kami, sebab semuanya itu adalah kewajiban orang Israel untuk selama-lamanya. 2:5 Dan rumah yang hendak kudirikan itu harus besar, sebab Allah kami lebih besar dari segala allah. 2:6 Tetapi siapa yang mampu mendirikan suatu rumah bagi Dia, sedangkan langit, bahkan langit yang mengatasi segala langitpun tidak dapat memuat Dia? Dan siapakah aku ini, sehingga aku hendak mendirikan suatu rumah bagi Dia, kecuali sebagai tempat untuk membakar korban di hadapan-Nya? 2:7 Maka sekarang, kirimlah kepadaku seorang yang ahli mengerjakan emas, perak, tembaga, besi, kain ungu muda, kain kirmizi, kain ungu tua, dan yang juga pandai membuat ukiran, untuk membantu para ahli yang ada padaku di Yehuda dan di Yerusalem, yang telah ditunjuk ayahku Daud. 2:8 Kirim juga kepadaku kayu aras, sanobar dan cendana dari gunung Libanon, sebab aku tahu, bahwa hamba-hambamu pandai menebang pohon dari Libanon. Dalam pada itu hamba-hambaku akan membantu hamba-hambamu 2:9 untuk menyediakan bagiku sejumlah besar kayu, sebab rumah yang hendak kudirikan itu harus besar dan mentakjubkan. 2:10 Dan untuk tukang-tukang yang menebang pohon kuberikan gandum dua puluh ribu kor, jelai dua puluh ribu kor, anggur dua puluh ribu bat dan minyak dua puluh ribu bat, sebagai bahan makanan bagi hamba-hambamu itu." 2:11 Dan Huram, raja negeri Tirus, mengirim surat balasan kepada Salomo, yang berbunyi: "Karena TUHAN mengasihi umat-Nya, Ia telah mengangkat engkau menjadi raja atas mereka." 2:12 Lalu Huram melanjutkan: "Terpujilah TUHAN, Allah orang Israel, yang menjadikan langit dan bumi, karena Ia telah memberikan kepada raja Daud seorang anak yang bijaksana, penuh akal budi dan pengertian, yang akan mendirikan suatu rumah bagi TUHAN dan suatu istana kerajaan bagi dirinya sendiri! 2:13 Maka sekarang aku mengirim seorang ahli, yang penuh pengertian, yakni Huram Abi, 2:14 anak seorang perempuan dari bani Dan, sedang ayahnya orang Tirus. Ia pandai mengerjakan emas, perak, tembaga, besi, batu, kayu, kain ungu muda, kain ungu tua, lenan halus dan kain kirmizi, dan juga pandai membuat segala jenis ukiran dan segala jenis rancangan yang ditugaskan kepadanya dengan dibantu oleh ahli-ahlimu dan oleh ahli-ahli ayahmu, tuanku Daud. 2:15 Baiklah sekarang tuanku kirim kepada hamba-hamba tuanku gandum dan jelai, minyak dan anggur yang telah tuanku sebutkan itu. 2:16 Dan kami akan menebang kayu dari gunung Libanon sebanyak engkau perlukan dan membawanya kepadamu dengan rakit-rakit melalui laut sampai ke Yafo, dan engkau dapat mengangkutnya ke Yerusalem." 2:17 Lalu Salomo menghitung semua orang asing yang laki-laki yang ada di negeri Israel sama seperti yang pernah dilakukan Daud, ayahnya. Maka terdapatlah seratus lima puluh tiga ribu enam ratus orang. 2:18 Dan dari antara mereka, tujuh puluh ribu orang dijadikannya kuli, delapan puluh ribu orang tukang pahat di pegunungan, dan tiga ribu enam ratus orang mandur yang harus menyuruh orang-orang itu bekerja. Penjelasan: * Persiapan (2:1-18). Perencanaan utama pembangunan Bait Allah sudah dilaksanakan oleh Daud: membuat pola bangunan, mengumpulkan perlengkapan dan mendaftar personalianya (I Taw. 22; 28; 29). Salomo tinggal mengatur angkatan kerjanya saja (2:2, 17, 18). Tetapi, tindakannya yang paling bijaksana adalah meminta bantuan Raja Hiram dari Tirus, sahabat Daud (bdg. ay. 12) untuk penyediaan tenaga ahli dalam mengawasi pembangunan serta penyediaan kayu aras yang tidak ada duanya dari Libanon (ay. 3-10). Dengan cepat disusun sebuah kontrak yang menguntungkan keduanya (ay. 11-16). * 2Taw 2:1-18 - Persahabatan yang istimewa. Penyebutan perdagangan internasional dalam 1:16-17 diperluas dengan kisah tentang bantuan internasional ketika Salomo akan membangun bait Allah. Salomo, yang sungguh-sungguh memiliki pengabdian untuk membangun bait Allah, dengan antusias mengerahkan banyak pekerja, yaitu orang-orang asing sebagai kuli dan kemungkinan orang-orang Israel Utara sebagai mandor (ayat 1-2,17-18, bdk. 10:1-4). Selain mengatur para pekerja, Salomo mencari bahan untuk pembangunan bait Allah yang didirikan bagi nama TUHAN. Ia menulis surat kepada Huram, raja negeri Tirus (ayat 3-10). Surat ini mencakup 3 permintaan: [1] Kayu aras, karena ia membangun bait Allah demi penyembahan yang ideal kepada Allah, sebagai kewajiban orang Israel selama-lamanya (ayat 3b-4), [2] Seorang ahli (ayat 5-7), sebab ia ingin mendirikan bait Allah yang sangat besar karena Allahnya lebih besar daripada segala Allah, dan [3] Kayu aras, sanobar, dan cendana Libanon, sekali lagi adalah agar hasilnya menjadi megah dan luar biasa (ayat 8-10). Salomo menjanjikan akan membayar Huram agar permohonannya diterima. Huram kemudian memberikan respons terhadap permohonan Salomo (ayat 11-16). Pertama-tama ia memuji Salomo sebagai tanda bahwa Allah mengasihi umat-Nya (ayat 11-12). Sebagai sahabat Daud, Huram juga menaikkan syukur atas bertakhtanya Salomo sebagai raja yang patut dipuji karena bijaksana. Kedua, Huram mengirim Huram Abi untuk menjadi salah satu koordinator ahli-ahli pembangunan bait Allah (ayat 13-14). Ketiga, Salomo diminta membayar dengan apa yang sudah Salomo ajukan sendiri sebagai pengganti material pembangunan bait Allah (ayat 15-16). Hubungan Salomo dan Huram memberikan pelajaran bagi komunitas pascapembuangan tentang hubungan antara Israel dengan bangsa-bangsa lain. Kisah ini dimaksudkan agar komunitas pascapembuangan tidak menjadi eksklusif. Selama hubungan dengan bangsa-bangsa lain adalah untuk pelayanan dan kemuliaan Allah, kerja sama seperti itu tidak dilarang. Renungkan: Persahabatan yang istimewa bisa Anda miliki dengan orang-orang non-Kristen - demi pelayanan dan kemuliaan Allah. 2 Tawarikh 3:1-17 Salomo mendirikan Bait Suci 3:1 Salomo mulai mendirikan rumah TUHAN di Yerusalem di gunung Moria, di mana TUHAN menampakkan diri kepada Daud, ayahnya, di tempat yang ditetapkan Daud, yakni di tempat pengirikan Ornan, orang Yebus itu. 3:2 Ia mulai mendirikan rumah itu dalam bulan yang kedua, pada tahun keempat pemerintahannya. 3:3 Inilah ukuran dasar yang dipakai Salomo untuk mendirikan rumah Allah: panjangnya enam puluh hasta, menurut ukuran hasta yang lama dan lebarnya dua puluh hasta. 3:4 Balai di sebelah depan ruang besar rumah itu, panjangnya dua puluh hasta, menurut lebar rumah itu, dan tingginya seratus dua puluh hasta. Balai itu dilapisinya dari dalam dengan emas murni. 3:5 Ruang besar dipapaninya dengan kayu sanobar. Kayu itu disaputnya dengan emas tua; kemudian dipasangnya pohon korma dan untaian rantai di atasnya. 3:6 Ruang itu dilapisinya juga dengan batu permata yang mahal-mahal sebagai perhiasan, sedang emasnya emas Parwaim. 3:7 Demikianlah ruang itu, balok-baloknya, ambang-ambangnya, dinding-dindingnya dan pintu-pintunya disaputnya dengan emas dan pada dinding-dindingnya diukirkannya kerub. 3:8 Kemudian ia membuat ruang maha kudus; panjangnya dua puluh hasta, menurut lebar rumah itu, dan lebarnya dua puluh hasta juga. Lalu ia menyaputnya dengan emas tua seberat enam ratus talenta; 3:9 berat paku-paku lima puluh syikal emas. Juga kamar-kamar atas disaputnya dengan emas. 3:10 Ia membuat dua kerub berupa pahatan di ruang maha kudus dan melapisinya dengan emas. 3:11 Sayap kerub-kerub itu seluruhnya dua puluh hasta panjangnya; sayap yang sebelah kerub yang satu lima hasta panjangnya dan menyentuh dinding ruang, sedang sayapnya yang sebelah lagi juga lima hasta panjangnya dan menyentuh sayap kerub yang lain. 3:12 Begitu pula sayap kerub yang lain itu lima hasta panjangnya dan menyentuh dinding ruang, sedang sayapnya yang sebelah lagi juga lima hasta panjangnya dan bersentuhan dengan sayap kerub yang pertama. 3:13 Jadi sayap kedua kerub itu membentang sepanjang dua puluh hasta, sedang kedua kerub itu berdiri di atas kakinya dan menghadap ruang besar. 3:14 Kemudian ia membuat tabirnya dari kain ungu tua, kain ungu muda, kain kirmizi dan lenan halus, dan menggambarkan kerubim padanya. Benda-benda logam Bait Suci 3:15 Di depan rumah itu dibuatnya dua tiang, yang tingginya tiga puluh lima hasta, dengan ganja di kepalanya masing-masing setinggi lima hasta. 3:16 Lalu dibuatnya untaian rantai yang dipasangnya sebagai kalung di atas kepala tiang-tiang itu, dan dibuatnya seratus buah delima yang dipasangnya pada untaian rantai itu. 3:17 Tiang-tiang itu didirikannya di depan Bait Suci, yang satu di sebelah kanan dan yang lain di sebelah kiri; tiang kanan dinamainya Yakhin, dan tiang kiri Boas. Penjelasan: * 2Taw 3:1 - Gunung Moria // Di tempat pengirikan Ornan Gunung Moria. Puncak bukit yang di atasnya sekitar seribu seratus tahun sebelumnya Abraham dengan sukarela bersedia mengurbankan anaknya Ishak (Kej. 22:2). Di tempat pengirikan Ornan. Lihat I Tawarikh 21:18-22:1. * 2Taw 3:2 - Dalam bulan yang kedua // pada tahun keempat, Dalam bulan yang kedua. Sekitar bulan April atau Mei, pada tahun keempat, yaitu mulai musim gugur tahun 967 sM hingga musim gugur tahun 966 sM. Dengan demikian tahun yang dimaksudkan adalah 966 sM (bdg. Edwin R. Thiele, The Mysterious Numbers of Hebrew Kings, hlm. 30, 31). * 2Taw 3:3 - Inilah ukuran dasar yang dipakai Salomo // Menurut ukuran hasta yang lama // Panjangnya enam puluh hasta ... dan lebarnya dua puluh pasta Inilah ukuran dasar yang dipakai Salomo. Lebih tepat daripada, inilah hal-hal yang diperintahkan kepada Salomo (AV). Menurut ukuran hasta yang lama. Ukuran yang lama ini sekitar tiga inci lebih panjang daripada ukuran yang baru. Panjangnya enam puluh hasta ... dan lebarnya dua puluh pasta dengan demikian berarti panjangnya sekitar seratus lima kaki dan lebarnya tiga puluh lima kaki, bukan sembilan puluh kaki kali tiga puluh kaki. Ukuran itu dua kali ukuran permukaan Kemah Suci. * 2Taw 3:4 - Tingginya seratus dua puluh hasta Tingginya seratus dua puluh hasta. Lorong timur dengan demikian berbentuk sebuah menara yang tinggi, dua ratus kaki lebih. * 2Taw 3:5 - Ruang besar, // ruang maha kudus // Kayu sanobar Ruang besar, atau pusat Bait Suci yang dibangun mirip dengan ruang luar dari Kemah Suci, yaitu ruangan Kudus. Bandingkan dengan ruang maha kudus (ay. 8). Kayu sanobar. Bandingkan tafsiran 2:8. Kayu aras juga dipakai (I Raj. 6:9). * 2Taw 3:6 - Emas Parwaim Emas Parwaim mungkin berasal dari sebuah tambang di wilayah Arab Tenggara. Ongkos untuk pelapisan seluruh Bait Suci tersebut sangat besar, tetapi lihat I Tawarikh 22:14; 29:4, 7. * 2Taw 3:7 - Kerub Kerub adalah makhluk malaikat yang melambangkan kehadiran Allah, berdaulat dan transenden (taf. ay. 14; Kej. 3:24). Secara umum kerub itu tampil seperti manusia namun bersayap (Yeh. 1:5, 6). Usaha dari kritik golongan 'liberal' untuk menghubungkan kerub dengan patung sfinx yang mitologis tidak memiliki dasar alkitabiah. Pohon palm dan bunga juga diukirkan di atas kayu itu (I Raj. 6:29). * 2Taw 3:8 - Emas tua seberat enam ratus talenta Emas tua seberat enam ratus talenta (lih. taf. I Taw. 19:6), berharga sekitar $ 22.000.000. * 2Taw 3:9 - Paku-paku // lima puluh syikal emas Paku-paku untuk menempelkan lempengan-lempengan emas pada tembok berbobot lima puluh syikal emas (lih. 1:17). Paku-paku tersebut harganya sekitar $ 640. * 2Taw 3:11 - Sayap-sayap kerub itu seluruhnya dua puluh hasta panjangnya Sayap-sayap kerub itu seluruhnya dua puluh hasta panjangnya. Ini jangan dikelirukan dengan kerub-kerub pada Tabut Perjanjian, tetapi merupakan dua buah patung kayu narwastu berlapis emas yang besar (I Raj. 6:23) sehingga memenuhi "rumah maha kudus" (II Taw. 3:8) dan yang menaungi tabut perjanjian dari dua sisi. * 2Taw 3:14 - Tabir Tabir (lih. Kel. 26:31-33) menutup Tempat Maha Kudus dengan kehadiran Allah yang menakjubkan dari pandangan manusia biasa. Tabir itu dengan demikian secara simbolis menunjukkan bahwa jalan menuju Allah belum terbuka (Ibr. 9:8) dan baru akan terbuka pada saat Kristus mengangkut semua bentuk perlambang dalam perjanjian yang lebih lama itu (Mat. 27:51). * 2Taw 3:1-14 - Rumah yang istimewa. Dalam 3:1, Salomo mulai mendirikan rumah Tuhan dan ditutup dalam 5:1, ketika dikatakan bahwa pekerjaan itu telah selesai. Dalam ayat 1, penulis Tawarikh menyatakan tempat Salomo mendirikan bait Allah. Pertama, rumah Tuhan didirikan di gunung Moria. Melalui penyebutan gunung Moria, penulis ingin menekankan kekudusan tempat pendirian bait Allah, sekaligus mengingatkan para pembacanya tentang belas kasihan Allah kepada Abraham (lih. Kej. 22:1-9). Kedua, disebutkan pula rumah itu didirikan di tempat pengirikan Ornan, yaitu di tempat yang ditetapkan Daud. Daud diberi belas kasihan oleh Allah di tempat ini setelah ia berdosa mengadakan sensus (ayat 1Taw. 21:1-22:1). Dengan demikian, bait Allah ini didirikan di tempat yang kudus, dan tempat orang Israel boleh mendapatkan belas kasihan Allah. Penulis mencatat pembangunan bait Allah itu dimulai dengan struktur arsitekturnya (ayat 3), dan langsung dilanjutkan ke balai di sebelah depan (ayat 4). Ukuran yang dipakai di sini adalah berdasarkan standar lama karena ukuran pada zaman penulis lebih besar daripada standar lama (lih. Yeh. 40:5; 43:13). Setelah itu, penulis menyempitkan fokusnya pada ruang besar utama (ayat 5-7), ruang mahakudus (ayat 8-14), dan balai depan rumah (ayat 15-17). Ruang besar utama (ayat 5-7). Ia memapani ruang itu dengan kayu sanobar, mendekorasinya dengan batuan yang mahal, dan melapisi hampir keseluruhannya dengan emas. Ruang mahakudus (ayat 8-14). Ruang ini juga dilapisi dengan emas. Penulis juga menyatakan bahwa Salomo menempatkan dua pahatan kerub yang dilapisi dengan emas. Kerub-kerub ini mewakili makhluk-makhluk surgawi yang menyembah Allah di sekitar takhta-Nya. Gambaran ini ditutup dengan penjelasan di ay. 14 mengenai tabir yang memisahkan ruang mahakudus dari ruang besar utama. Sebuah tabir seperti ini juga digantung di dalam kemah suci (lih. Kel. 26:31; 36:35). Kelihatannya, dalam bait Allah Salomo, yang membatasi kedua ruang itu bukan hanya tabir, tetapi juga pintu-pintu. Renungkan: Keagungan Allah terpancar melalui keagungan rumah-Nya, lebih lagi di dalam hidup umat-Nya sebagai gereja, berilah diri Anda menjadi sarana memuliakan Allah! * 2Taw 3:15 - tiang // Tiga puluh lima // ganja kepala Kedua tiang itu berdiri bebas di depan Bait Suci. Tiga puluh lima merupakan ukuran yang salah, sebab seharusnya adalah delapan belas (kedua istilah tersebut mudah tertukar di dalam bahasa Ibrani), atau ukuran ini merupakan ukuran mula-mula ketika dirancang. Masing-masing tiang berukuran sepanjang delapan belas hasta jika ganja kepala berukiran itu ditambahkan. Adanya tiang-tiang yang berukir tersebut, yang disebut obelisk, di tempat-tempat ibadah kuno telah berkali-kali dipertegas oleh hasil penggalian arkeologi. * 2Taw 3:17 - Yakhin // Boas Yakhin artinya tiang penegak. Boas artinya di dalamnya ada kekuatan.
Daftar Label dari Kategori Penjelasan Bacaan Alkitab Setahun Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Selanjutnya: 21 Agustus - 2 Tawarikh 4-6Sebelum: 19 Agustus - 1 Tawarikh 27-29
Nyanyian Ibadah Gereja: MENU UTAMA:Lagu Koor Gereja, JB (Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, NKB, Kidung Ceria, NR, NR TORAJA, PKJ TORAJA, NKB TORAJA, NJNE, PENANIAN MASALLO', Pa'pudian, Mazmur Genewa, Nyanyian Jemaat GPM, LIRIK LAGU ROHANI SUNDA, Kidung Kabungahan KKB, KPKL, KPKA, Kidung RIA GKJW, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Suplemen Buku Ende, MNR1 (Mazmur dan Nyanyian Buku 1), MNR2 (Mazmur dan Nyanyian Buku 2), Nafiri Rohani, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Lagu Perkantas, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Puji Syukur, Madah Bakti, Artikel Rohani(1) Bacaan Alkitab Setahun GBI(15) Catatan(3) Contoh Tata Ibadah GBI(10) Khotbah Pilihan GBI(3) Lagu Rohani GBI(381) Lagu Rohani GBI new(26) NA(2) Nafiri Kemenangan(213) Panduan Puasa GBI(4) Pedoman Pelayanan Pendeta GBI(8) Pembacaan ABA (Ayo Baca Alkitab) Tahun 2016(8) Pembacaan Alkitab GBI(13) Penjelasan Bacaan Alkitab Setahun(8) Sabda(20) Seminar GBI(6) Tentang GBI(3) xxx(1) |
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagugereja.com Lagu-Gereja - Twitter | FB © 2012 . All Rights Reserved. |