gbi.lagu-gereja.com
Gereja Bethel Indonesia
 

View : 4075 kali
Download MP3 Music
2 Tawarikh 4:1-22
4:1 Lalu ia membuat mezbah tembaga yang dua puluh hasta panjangnya, dan dua puluh hasta lebarnya dan sepuluh hasta tingginya. 4:2 Kemudian dibuatnyalah "laut" tuangan yang sepuluh hasta dari tepi ke tepi, bundar keliling, lima hasta tingginya, dan yang dapat dililit berkeliling oleh tali yang tiga puluh hasta panjangnya. 4:3 Di sebelah bawah tepinya ada gambar lembu-lembu yang mengelilinginya sama sekali, sepuluh dalam sehasta, merangkum "laut" itu berkeliling; lembu itu dua jajar, dituang setuangan dengan bejana itu. 4:4 "Laut" itu menumpang di atas dua belas lembu, tiga menghadap ke utara dan tiga menghadap ke barat, tiga menghadap ke selatan dan tiga menghadap ke timur; "laut" itu menumpang di atasnya, sedang segala buntut lembu itu menuju ke dalam. 4:5 Tebal "laut" itu setapak tangan dan tepinya serupa tepi piala, seperti bunga bakung yang berkembang. "Laut" itu dapat memuat tiga ribu bat air. 4:6 Lagipula dibuatnya sepuluh bejana pembasuhan dan ditaruhnya lima pada sisi kanan dan lima pada sisi kiri sebagai tempat pembasuhan; di situ orang membasuh apa yang diperlukan untuk korban bakaran, sedang "laut" itu adalah untuk para imam sebagai tempat membasuh. 4:7 Ia membuat sepuluh kandil emas sesuai dengan rancangannya dan menaruhnya di dalam Bait Suci, lima di sebelah kanan dan lima di sebelah kiri. 4:8 Selanjutnya ia membuat sepuluh meja dan menempatkannya di dalam Bait Suci, lima di sebelah kanan dan lima di sebelah kiri; ia membuat pula seratus bokor penyiraman dari emas. 4:9 Ia membuat juga pelataran para imam, halaman besar dan pintu-pintu halaman itu; pintu-pintu itu dilapisinya dengan tembaga. 4:10 "Laut" itu ditaruhnya pada sisi kanan, arah tenggara. 4:11 Dan Huram membuat juga kuali-kuali, penyodok-penyodok dan bokor-bokor penyiraman. Demikianlah Huram menyelesaikan pekerjaan yang harus dilakukannya bagi raja Salomo di rumah Allah, 4:12 yakni kedua tiang, dengan kedua bulatan ganja di kepala tiang itu, kedua jala-jala yang menutup kedua bulatan ganja itu; 4:13 keempat ratus buah delima untuk kedua jala-jala itu, dua jajar buah delima untuk satu jala-jala guna menutupi kedua bulatan ganja yang di atas tiang itu. 4:14 Juga telah dibuatnya kereta-kereta penopang dan bejana-bejana pembasuhan yang di atas kereta-kereta itu; 4:15 "laut" yang satu itu dan kedua belas lembu di bawahnya. 4:16 Kuali-kuali, penyodok-penyodok, garpu-garpu dan segala perlengkapan lain yang dibuat Huram-Abi bagi raja Salomo untuk rumah TUHAN adalah dari tembaga upaman. 4:17 Raja menuang semuanya itu di Lembah Yordan di dalam tanah liat antara Sukot dan Zereda. 4:18 Salomo membuat segala perlengkapan itu dalam jumlah yang amat besar, sehingga berat tembaga itu tidaklah terhitung. 4:19 Salomo membuat juga segala perlengkapan yang ada di rumah Allah, yakni mezbah dan meja-meja tempat menaruh roti sajian, 4:20 lagipula kandil-kandil dari emas murni dengan pelita-pelitanya, untuk dinyalakan di depan ruang belakang sesuai dengan peraturan; 4:21 kembang-kembangnya, pelita-pelitanya dan sepit-sepitnya, dari emas, semuanya dari emas murni; 4:22 pisau-pisaunya, bokor-bokor penyiramannya, cawan-cawannya dan perbaraan-perbaraannya, dari emas murni; juga pintu masuk rumah itu, dan pintu-pintu yang di sebelah dalam ke tempat maha kudus, dan pintu-pintu ke ruang besar Bait Suci, semuanya dari emas.

Penjelasan:
* 2Taw 4:1 - Mezbah tembaga
Mezbah tembaga baru yang lebih besar merupakan benda pertama yang dilihat ketika memasuki ruang Bait Suci itu, menunjukkan bahwa Allah dapat dihampiri hanya melalui kurban, yaitu kematian Kristus yang bersifat menggantikan dan sesuai ketetapan perjanjian (Ibr. 8:2, 3; 9:12).

* 2Taw 4:2 - "Laut" tuangan // Dililit berkeliling oleh tali yang tiga puluh hasta panjangnya
"Laut" tuangan mengajarkan perlunya kesucian (Kel. 30:21) dan menunjuk pada pentahiran pembaharuan dan pengudusan di dalam Kristus (Tit. 3:5; lbr. 9:10). Dililit berkeliling oleh tali yang tiga puluh hasta panjangnya. Hanya perhitungan kira-kira sebab garis tengahnya hanya sepuluh hasta.

* 2Taw 4:3 - Di sebelah bawah tepinya // gambar lembu-lembu ... sepuluh dalam sehasta
Di sebelah bawah tepinya. Di bawah bagian tepi terdapat gambar lembu-lembu ... sepuluh dalam sehasta. Acuan ini, jika bukan merupakan kesalahan penyalin, pasti merupakan kepala lembu yang berbentuk bulat; sebab I Raja-Raja 7:24 menyebutkan adanya hiasan berupa buah labu.

* 2Taw 4:5 - tiga ribu bat air
Kemampuan untuk menampung tiga ribu bat air terlalu banyak untuk ukuran ini. Pastilah ukuran tersebut adalah kesalahan penyalin, dan seharusnya adalah dua ribu bat (I Raj. 7:26), atau sekitar dua puluh ribu galon (bdg. tafsiran 2:10). Tempat penampungan air yang demikian besar ini dipergunakan untuk mengisi sepuluh buah bejana pembasuhan yang beroda (ay. 6, 14; I Raj. 7:27-39). Penggalian arkeologi telah membuktikan keberadaan bejana-bejana pembasuhan tersebut yang telah ditemukan pada saat dilaksanakan penggalian di Siprus (bdg. lempengan-lempengan yang dilaporkan oleh C. F. Burney, Notes on the Hebrew Text of Kings).

* 2Taw 4:7 - sepuluh kandil emas
Dibandingkan dengan Kemah Suci yang hanya memiliki satu kaki dian, yaitu kandil emas, di dalam Bait Suci disediakan sepuluh kandil emas yang semuanya dibentuk sesuai dengan kandil emas aslinya. Lampu-lampu tersebut melambangkan kesempurnaan (cabangnya tujuh; tujuh adalah angka sempurna) yang dengannya Gereja Allah harus bersinar (Im. 24:3), melalui minyak yang melambangkan Roh Kudus (bdg. Za. 4:2-6). Dengan demikian lampu-lampu tersebut tampaknya merupakan gambaran tentang terang dan kebenaran yang harus bersinar di dalam orang Kristen (Mat. 5:14) melalui pelayanan imamat Kristus (Im. 24:4; Yoh. 8:12).

* 2Taw 4:8 - Sepuluh meja
Sepuluh meja juga menggantikan satu meja dalam Kemah Suci, sekalipun tampaknya diperlukan hanya satu meja untuk tempat roti sajian (13:11; 29:18). Meja itu melambangkan hubungan orang percaya dengan Allah yang telah pulih kembali (Im. 24:8; bdg. Kel. 24:11), dan mungkin merupakan contoh dan jaminan tentang persekutuan lebih erat itu yang akan ada kelak ketika Kerajaan Allah yang masih akan datang dan bersifat sorgawi itu sudah terwujud (Luk. 14:15).

* 2Taw 4:9 - Pelataran para imam, halaman besar
Pelataran para imam, halaman besar. Pelataran ini merupakan perkembangan lebih lanjut dari Kemah Suci yang hanya memiliki satu ruang saja. Keinginan akan efisiensi menunjukkan bahwa sebuah ruangan dalam yang lebih tinggi (sehingga lebih kelihatan) telah dibuat di mana para imam dapat melaksanakan tugas-tugas suci mereka (I Raj. 6:36; Yer. 36:10). Tetapi perbedaan ini (bdg. II Raj. 23:12) merupakan ungkapan yang lebih nyata tentang fakta bahwa pada masa perjanjian yang lebih lana itu belum ada imamat orang percaya secara universal, itu baru akan terjadi kemudian, yaitu pada saat melalui Kristus semua orang dapat langsung menghampiri Allah Bapa (Yer. 31:34; Ibr. 4:14-16).

* 2Taw 4:11 - Huram
Huram. Bukan raja negeri Tirus, melainkan Huram pemimpin para ahli mengukir (2:13, 14).

* 2Taw 4:12 - Dua bulatan ganja
Dua bulatan ganja adalah bagian lebih bawah dari kepala tiang yang ditutupi jala dan berbentuk mangkuk yang di atasnya diukirkan mahkota sehingga seperti bunga bakung yang sedang mengembang (I Raj. 7:17-20).

* 2Taw 4:2-15 - Pembaruan serasi dengan kehendak Allah.
Untuk memberikan model bagi Israel era pascapembuangan, Asa dilukiskan sebagai raja pemenang dalam dua peperangan dahsyat. Perang pertamanya adalah melawan dosa penyembahan berhala. Penyembahan berhala adalah dosa yang sangat banyak disoroti PL sejak zaman Musa sampai para nabi, sebab sifatnya yang menyingkirkan Allah dari posisi dan hak-Nya sebagai yang utama dan objek penyembahan dan mengganti-Nya dengan patung-patung. Tindakan yang serasi dengan kehendak Tuhan hanya satu, yaitu menumpas semua berhala itu, apabila umat tidak ingin ditumpas oleh Allah. Mengapa begitu tegas Allah melawan berhala? Sebab selain berhala melawan hak dan posisi Allah, berhala juga menipu merusak citra Allah dalam diri manusia dengan jalan membelenggu manusia kepada hal-hal yang disembahnya dalam berhala itu. Pada zaman itu Asa memecahkan tugu-tugu berhala dan tiang-tiang pemuj aan, yaitu penyembahan kepada dewa kekuatan yang dilambangkan dengan lingga pria dan kepada dewi kesuburan Asytoret (ayat 2-4). Bisa dipahami apabila bentuk perbudakan yang diakibatkan oleh penyembahan kedua berhala itu adalah pesta-pesta ibadah cabul. Dengan menghancurkan pusat-pusat penyembahan berhala tersebut, Asa memenangkan perang terpenting, perang rohani, dan kembali mengakui keutamaan dan kekudusan Allah.
Selain membereskan kerohanian umat, Asa juga mulai membangun kekuatan militer untuk menegakkan kewibawaan kerajaan Yehuda. Kota-kota, tembok, menara-menara, pintu-pintu, dan palang-palangnya dibangun dan diperkokoh (ayat 7). Terbukti hal tersebut perlu, sebab kemudian datang ancaman dari Zerah, orang Etiopia yang kekuatannya berlipat kali ganda kekuatan Yehuda (ayat 9). Perang kedua yang bersifat militer ini, untuk hamba Tuhan yang memiliki penglihatan rohani yang jernih juga, pada dasarnya adalah perang rohani. Karena itu pola para pendahulunya yang menang perang juga dibuat Asa. Berdasarkan doa (ayat 11), Asa berhasil memenangkan perang militer itu dengan menakjubkan (ayat 12).
Renungkan: Panggilan utama kita adalah mengizinkan Allah menjadi Raja. Biarlah Kerajaan-Nya mewujud dalam hidup kita kini.

* 2Taw 4:16 - Huram-Abi // Tembaga upaman
Huram-Abi. Lihat tafsiran 2:14. Tembaga upaman. Tembaga yang digosok hingga mengkilat.

* 2Taw 4:17 - Zereda // Tanah liat
Zereda atau Zartan (I Raj. 7:46). Kota ini terletak di timur Sungai Yordan dan sekitar setengah perjalanan di antara Galilea dan Laut Mati. Tanah liat merupakan bahan yang cocok untuk mencetak benda-benda logam yang besar.

* 2Taw 4:21 - Kembang-kembangnya
Kembang-kembangnya merupakan perhiasan pada sepuluh kaki dian (Kel. 25:33).

* 2Taw 4:22 - Pintu-pintu // emas // sebelah dalam // tempat maha kudus
Pintu-pintu yang ada terbuat dari kayu zaitun yang dilapisi emas (3:7; I Raj. 6:31-37). Pintu-pintu tersebut berfungsi untuk melindungi jalan masuk menuju ke sebelah dalam yaitu jalan yang menuju ke tempat maha kudus yang merupakan penghalang di samping tirai agar tempat maha kudus tersebut benar-benar terlindung (lih. taf. 3:14).



2 Tawarikh 5:1-14
 5:1 Maka selesailah segala pekerjaan yang dilakukan Salomo untuk rumah TUHAN itu. Kemudian Salomo memasukkan barang-barang kudus Daud, ayahnya, dan menaruh perak, emas dan barang-barang itu dalam perbendaharaan rumah Allah.
Tabut perjanjian dipindahkan dan kemuliaan TUHAN memenuhi Bait Suci
5:2 Pada waktu itu Salomo menyuruh para tua-tua Israel dan semua kepala suku, para pemimpin puak orang Israel, berkumpul di Yerusalem, untuk mengangkut tabut perjanjian TUHAN dari kota Daud, yaitu Sion. 5:3 Maka pada hari raya di bulan ketujuh berkumpullah di hadapan raja semua orang Israel. 5:4 Setelah semua tua-tua orang Israel datang, maka orang-orang Lewi mengangkat tabut itu. 5:5 Mereka mengangkut tabut itu dan Kemah Pertemuan dan segala barang kudus yang ada dalam kemah itu; semuanya itu diangkut oleh imam-imam dan orang-orang Lewi. 5:6 Tetapi raja Salomo dan segenap umat Israel yang sudah berkumpul di hadapannya, berdiri di depan tabut itu, dan mempersembahkan kambing domba dan lembu sapi yang tidak terhitung dan tidak terbilang banyaknya. 5:7 Kemudian imam-imam membawa tabut perjanjian TUHAN itu ke tempatnya, di ruang belakang rumah itu, di tempat maha kudus, tepat di bawah sayap kerub-kerub; 5:8 jadi kerub-kerub itu mengembangkan kedua sayapnya di atas tempat tabut itu, sehingga kerub-kerub itu menudungi tabut serta kayu-kayu pengusungnya dari atas. 5:9 Kayu-kayu pengusung itu demikian panjangnya, sehingga ujungnya kelihatan dari tempat kudus, yang di depan ruang belakang itu, tetapi tidak kelihatan dari luar; dan di situlah tempatnya sampai hari ini. 5:10 Dalam tabut itu tidak ada apa-apa selain dari kedua loh yang ditaruh Musa ke dalamnya di gunung Horeb, ketika TUHAN mengikat perjanjian dengan orang Israel pada waktu perjalanan mereka keluar dari Mesir. 5:11 Lalu para imam keluar dari tempat kudus. Para imam yang ada pada waktu itu semuanya telah menguduskan diri, lepas dari giliran rombongan masing-masing. 5:12 Demikian pula para penyanyi orang Lewi semuanya hadir, yakni Asaf, Heman, Yedutun, beserta anak-anak dan saudara-saudaranya. Mereka berdiri di sebelah timur mezbah, berpakaian lenan halus dan dengan ceracap, gambus dan kecapinya, bersama-sama seratus dua puluh imam peniup nafiri. 5:13 Lalu para peniup nafiri dan para penyanyi itu serentak memperdengarkan paduan suaranya untuk menyanyikan puji-pujian dan syukur kepada TUHAN. Mereka menyaringkan suara dengan nafiri, ceracap dan alat-alat musik sambil memuji TUHAN dengan ucapan: "Sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya." Pada ketika itu rumah itu, yakni rumah TUHAN, dipenuhi awan, 5:14 sehingga imam-imam itu tidak tahan berdiri untuk menyelenggarakan kebaktian oleh karena awan itu, sebab kemuliaan TUHAN memenuhi rumah Allah.

Penjelasan:
*  2Taw 5:1 - Barang-barang kudus Daud
Barang-barang kudus Daud. Lihat I Tawarikh 18:11; 22:14; 26:26; 29:2-5. Beberapa benda berharga ini pasti tetap ada bahkan sesudah Bait Suci tersebut menelan biaya yang luar biasa.

* 2Taw 5:2 - Mengangkut tabut perjanjian Tuhan dari kota Daud // Di bulan ketujuh
Mengangkut tabut perjanjian Tuhan dari kota Daud. Salomo memerintahkan agar tabut perjanjian itu dipindahkan dari tempatnya yang lama di Sion ke tepi bukit Moria yang terletak di sebelah utara tembok lama. 7. Di bulan ketujuh. Bulan September/Oktober. Penahbisan tersebut tidak dilakukan sebelum pembangunan selesai (ay. 1) pada bulan ke delapan (Oktober/Nopember) dari tahun kesebelas pemerintahan Salomo atau tahun 960 sM (lih. taf. 3:2). Jadi, Bait Suci itu ditahbiskan sebelas bulan sesudah pembangunannya selesai, yaitu pada tahun 959 sM, pada saat perayaan Pondok Daun tahunan (bdg. 7:8-10).

* 2Taw 5:4 - Orang-orang Lewi mengangkat tabut itu
Orang-orang Lewi mengangkat tabut itu. Salomo melakukan tindakan pencegahan tambahan (bdg. taf. I Taw. 13:10) dengan mempekerjakan para imam dan bukan hanya sekadar orang Lewi untuk melaksanakan tugas ini (ay. 7; I Raj. 8:3).

* 2Taw 5:5 - Dan Kemah Pertemuan
Dan Kemah Pertemuan. Ini dibawa dari Gibeon (bdg. taf. 1:3).

* 2Taw 5:6 - Segenap umat
Segenap umat yang membawa persembahan itu mengikuti teladan Daud yang lebih sederhana sebelumnya (I Taw. 15:26).

* 2Taw 5:7 - Ruang belakang rumah. Ruang belakang (Ibrani, debīr) adalah istilah lain untuk tempat maha kudus // Di bawah sayap kerub-kerub
Ruang belakang rumah. Ruang belakang (Ibrani, debīr) adalah istilah lain untuk tempat maha kudus (bdg. 4:20). Di bawah sayap kerub-kerub. Lihat tafsiran 3:11.

* 2Taw 5:9 - Di situlah tempatnya sampai hari ini
Di situlah tempatnya sampai hari ini. Bukan hingga masa Ezra, namun hingga saat sumber tulisan ini dikutip (bdg. 9:29; I Raj. 8:8).

* 2Taw 5:10 - Dalam tabut itu tidak ada apa-apa selain dari kedua loh // Tuhan mengikat perjanjian
Dalam tabut itu tidak ada apa-apa selain dari kedua loh. Pada waktu itu buli-buli emas berisi manna (Kel. 16:32-34) dan tongkat Harun (Bil. 17:10, 11; Ibr. 9:4) sudah hilang. Tuhan mengikat perjanjian. Dua loh batu tempat Sepuluh Perintah menunjukkan hasil moral yang diharapkan dari umat yang telah ditebus oleh Allah (Kel. 20:2; bdg. 19:4-6). Karena itu kedua loh batu itu disebut "loh hukum" (Kel. 25:16, 21) dari perjanjian Allah yang membawa penebusan.

* 2Taw 5:11 - Para imam ... lepas dari giliran rombongan masing-masing
Para imam ... lepas dari giliran rombongan masing-masing. Anggota dari kedua puluh empat rombongan imam (I Taw. 24:3-19) ikut membantu dalam upacara yang penting ini. Pergantian tugas yang biasa dengan demikian ditinggalkan dulu!

* 2Taw 5:13 - Kasih setia-Nya
Kasih setia-Nya (hesed). Maksudnya, kesetiaan Allah. Lihat tafsiran I Tawarikh 16:41.

* 2Taw 5:14 - Awan itu ... Kemuliaan Tuhan
Awan itu ... Kemuliaan Tuhan. Ini melambangkan kehadiran Malaikat Allah yang ilahi, yaitu Kristus sebelum Dia mengalami penjelmaan (Kel. 14:19; 23:20-23). Malaikat itu sebelumnya telah menuntun bangsa itu keluar dari Mesir (Kel. 13:21, 22) dan kemudian memenuhi Kemah Suci Musa (Kel. 40:34, 35). Pada masa menjelang pembuangan, dosa Israel telah mengusir awan kemuliaan tersebut dari bumi (Yeh. 10:18, 19). Awan kemuliaan itu kemudian dinamakan Syekina atau "tempat tinggal" Allah. Awan kemuliaan tersebut menjadi tanda kedatangan Kristus yang pertama (Mat. 17:5) dan juga akan menandai kedatangan-Nya yang kedua kali dalam kemuliaan (bdg. Why. 1:7; 14:14; lih. R. E. Hough, The Ministry of the Glory Cloud).



2 Tawarikh 6:1-42
6:1 Pada waktu itu berkatalah Salomo: "TUHAN telah memutuskan untuk diam dalam kekelaman. 6:2 Sekarang, aku telah mendirikan rumah kediaman bagi-Mu, tempat Engkau menetap selama-lamanya."
TUHAN menepati janji-Nya kepada Daud
6:3 Kemudian berpalinglah raja lalu memberkati seluruh jemaah Israel, sedang segenap jemaah Israel berdiri. 6:4 Ia berkata: "Terpujilah TUHAN, Allah orang Israel, yang telah menyelesaikan dengan tangan-Nya apa yang difirmankan-Nya dengan mulut-Nya kepada Daud, ayahku, demikian: 6:5 Sejak Aku membawa umat-Ku keluar dari tanah Mesir, tidak ada kota yang Kupilih di antara segala suku Israel untuk mendirikan rumah di sana sebagai tempat kediaman nama-Ku, dan tidak ada orang yang Kupilih untuk menjadi raja atas umat-Ku Israel. 6:6 Tetapi kemudian Aku memilih Yerusalem sebagai tempat kediaman nama-Ku dan memilih Daud untuk berkuasa atas umat-Ku Israel. 6:7 Ketika Daud, ayahku, bermaksud mendirikan rumah untuk nama TUHAN, Allah Israel, 6:8 berfirmanlah TUHAN kepadanya: Engkau bermaksud mendirikan rumah untuk nama-Ku, dan maksudmu itu memanglah baik; 6:9 hanya, bukanlah engkau yang akan mendirikan rumah itu, melainkan anak kandungmu yang akan lahir kelak, dialah yang akan mendirikan rumah itu untuk nama-Ku. 6:10 Jadi TUHAN telah menepati janji yang telah diucapkan-Nya; aku telah bangkit menggantikan Daud, ayahku, dan telah duduk di atas takhta kerajaan Israel, seperti yang difirmankan TUHAN; aku telah mendirikan rumah ini untuk nama TUHAN, Allah Israel, 6:11 dan telah menempatkan di sana tabut, yang memuat perjanjian yang telah diikat TUHAN dengan orang Israel."
Doa Salomo
6:12 Kemudian berdirilah ia di depan mezbah TUHAN di hadapan segenap jemaah Israel, lalu menadahkan tangannya; 6:13 -- karena Salomo telah membuat sebuah mimbar tembaga yang panjangnya lima hasta, lebarnya lima hasta dan tingginya tiga hasta, yang ditaruhnya di halaman --; ia berdiri di atasnya lalu berlutut di hadapan segenap jemaah Israel dan menadahkan tangannya ke langit, 6:14 sambil berkata: "Ya TUHAN, Allah Israel! Tidak ada Allah seperti Engkau di langit dan di bumi; Engkau yang memelihara perjanjian dan kasih setia kepada hamba-hamba-Mu yang dengan segenap hatinya hidup di hadapan-Mu; 6:15 Engkau yang tetap berpegang pada janji-Mu terhadap hamba-Mu Daud, ayahku, dan yang telah menggenapi dengan tangan-Mu apa yang Kaufirmankan dengan mulut-Mu, seperti yang terjadi pada hari ini. 6:16 Maka sekarang, ya TUHAN, Allah Israel, peliharalah apa yang Kaujanjikan kepada hamba-Mu Daud, ayahku, dengan berkata: Keturunanmu takkan terputus di hadapan-Ku dan tetap akan duduk di atas takhta kerajaan Israel, asal anak-anakmu tetap hidup menurut hukum-Ku sama seperti engkau hidup di hadapan-Ku. 6:17 Maka sekarang, ya TUHAN, Allah Israel, biarlah terbukti kebenaran firman-Mu yang telah Kauucapkan kepada hamba-Mu Daud. 6:18 Tetapi benarkah Allah hendak diam bersama dengan manusia di atas bumi? Sesungguhnya langit, bahkan langit yang mengatasi segala langitpun tidaklah dapat memuat Engkau, terlebih lagi rumah yang kudirikan ini. 6:19 Maka berpalinglah kepada doa dan permohonan hamba-Mu ini, ya TUHAN Allahku, dengarkanlah seruan dan doa yang hamba-Mu panjatkan di hadapan-Mu ini! 6:20 Kiranya mata-Mu terbuka terhadap rumah ini, siang dan malam, terhadap tempat yang Kaukatakan akan menjadi kediaman nama-Mu -- dengarkanlah doa yang hamba-Mu panjatkan di tempat ini. 6:21 Dan dengarkanlah permohonan hamba-Mu dan umat-Mu Israel yang mereka panjatkan di tempat ini; bahwa Engkau juga yang mendengarnya dari tempat kediaman-Mu, dari sorga; dan apabila Engkau mendengarnya, maka Engkau akan mengampuni. 6:22 Jika seseorang telah berdosa kepada temannya, lalu diwajibkan mengangkat sumpah dengan mengutuk dirinya, dan ia datang bersumpah ke depan mezbah-Mu di dalam rumah ini, 6:23 maka Engkaupun hendaklah mendengar dari sorga dan bertindak serta mengadili hamba-hamba-Mu, yakni membalas perbuatan orang bersalah dengan menanggungkannya kepada orang itu sendiri, tetapi membenarkan orang yang benar dengan membalaskan kepadanya sesuai dengan kebenarannya. 6:24 Apabila umat-Mu Israel terpukul kalah oleh musuhnya karena mereka berdosa kepada-Mu, kemudian mereka berbalik dan mengakui nama-Mu, dan mereka berdoa dan memohon di hadapan-Mu di rumah ini, 6:25 maka Engkaupun kiranya mendengar dari sorga dan mengampuni dosa umat-Mu Israel dan mengembalikan mereka ke tanah yang telah Kauberikan kepada mereka dan nenek moyang mereka. 6:26 Apabila langit tertutup, sehingga tidak ada hujan, sebab mereka berdosa kepada-Mu, lalu mereka berdoa di tempat ini dan mengakui nama-Mu dan mereka berbalik dari dosanya, sebab Engkau telah menindas mereka, 6:27 maka Engkaupun kiranya mendengarkannya di sorga dan mengampuni dosa hamba-hamba-Mu, umat-Mu Israel, -- karena Engkaulah yang menunjukkan kepada mereka jalan yang baik yang harus mereka jalani -- dan Engkau kiranya memberikan hujan kepada tanah-Mu yang telah Kauberikan kepada umat-Mu menjadi milik pusaka. 6:28 Apabila ada kelaparan di negeri ini, apabila ada penyakit sampar, hama dan penyakit gandum, belalang dan belalang pelahap, apabila musuh menyesakkan mereka di salah satu kota mereka, apabila ada tulah atau penyakit apapun, 6:29 lalu seseorang atau segenap umat-Mu Israel memanjatkan doa dan permohonan di rumah ini dengan menadahkan tangannya -- karena mereka masing-masing mengenal tulahnya dan penderitaannya sendiri -- 6:30 maka Engkaupun kiranya mendengar dari sorga, tempat kediaman-Mu yang tetap, dan kiranya Engkau mengampuni, dan membalas kepada setiap orang sesuai dengan segala perbuatannya, karena Engkau mengenal hatinya -- sebab Engkau sajalah yang mengenal hati anak-anak manusia, -- 6:31 supaya mereka takut akan Engkau dan mengikuti segala jalan yang Engkau tunjukkan selama mereka hidup di atas tanah yang telah Kauberikan kepada nenek moyang kami. 6:32 Juga apabila seorang asing, yang tidak termasuk umat-Mu Israel, datang dari negeri jauh oleh karena nama-Mu yang besar, tangan-Mu yang kuat dan lengan-Mu yang teracung, dan ia datang berdoa di rumah ini, 6:33 maka Engkaupun kiranya mendengar dari sorga, dari tempat kediaman-Mu yang tetap, dan kiranya Engkau bertindak sesuai dengan segala yang diserukan kepada-Mu oleh orang asing itu, supaya segala bangsa di bumi mengenal nama-Mu, sehingga mereka takut akan Engkau sama seperti umat-Mu Israel, dan sehingga mereka tahu, bahwa nama-Mu telah diserukan atas rumah yang telah kudirikan ini. 6:34 Apabila umat-Mu keluar untuk berperang melawan musuh-musuhnya, ke arah manapun Engkau menyuruh mereka, dan apabila mereka berdoa kepada-Mu dengan berkiblat ke kota yang telah Kaupilih ini dan ke rumah yang telah kudirikan bagi nama-Mu, 6:35 maka Engkau kiranya mendengar dari sorga doa dan permohonan mereka dan Engkau kiranya memberikan keadilan kepada mereka. 6:36 Apabila mereka berdosa kepada-Mu -- karena tidak ada manusia yang tidak berdosa -- dan Engkau murka kepada mereka dan menyerahkan mereka kepada musuh, sehingga mereka diangkut tertawan ke negeri yang jauh atau yang dekat, 6:37 dan apabila mereka sadar kembali dalam hatinya di negeri tempat mereka tertawan, dan mereka berbalik, dan memohon kepada-Mu di negeri tempat mereka tertawan, dengan berkata: Kami telah berdosa, bersalah, dan berbuat fasik, 6:38 apabila mereka berbalik kepada-Mu dengan segenap hatinya dan dengan segenap jiwanya di negeri orang-orang yang mengangkut mereka tertawan, dan apabila mereka berdoa kepada-Mu dengan berkiblat ke negeri mereka yang telah Kauberikan kepada nenek moyang mereka, ke kota yang telah Kaupilih dan ke rumah yang telah kudirikan bagi nama-Mu, 6:39 maka Engkau kiranya mendengarkan dari sorga, dari tempat kediaman-Mu yang tetap, kepada doa dan segala permohonan mereka dan kiranya Engkau memberikan keadilan kepada mereka, dan Engkau kiranya mengampuni umat-Mu yang telah berdosa kepada-Mu. 6:40 Sebab itu, ya Allahku, kiranya mata-Mu terbuka dan telinga-Mu menaruh perhatian kepada doa yang dipanjatkan di tempat ini. 6:41 Dan sekarang, bangunlah ya TUHAN Allah, dan pergilah ke tempat perhentian-Mu, Engkau serta tabut kekuatan-Mu! Kiranya, ya TUHAN Allah, imam-imam-Mu berpakaian keselamatan, dan orang-orang yang Kaukasihi bersukacita karena kebaikan-Mu. 6:42 Ya TUHAN Allah, janganlah Engkau menolak orang yang telah Kauurapi, ingatlah akan segala kasih setia-Mu kepada Daud, hamba-Mu itu."

Penjelasan:
* 2Taw 6:1 - Tuhan telah memutuskan untuk diam dalam kekelaman // Kediaman ... tempat engkau menetap selama-lamanya.
Tuhan telah memutuskan untuk diam dalam kekelaman. Maksudnya, tertutup oleh awan kegelapan, pertama di Sinai (Kel. 19:9; 20:21), dan kemudian di belakang tabir tempat maha kudus di Kemah Suci (Im. 16:2). 2. Kediaman ... tempat engkau menetap selama-lamanya.. Memang terdapat syarat bahwa Israel harus setia (7:20; Mat. 23:37, 38). Namun Kristus akhirnya akan memerintah di Sion (Mat. 23:39; Rm. 11:26), di Yerusalem baru (Why. 21:2).

* 2Taw 6:4 - menyelesaikan dengan tangan-Nya apa yang difirmankan-Nya dengan mulut-Nya kepada Daud ayahku;
Allah menyelesaikan dengan tangan-Nya apa yang difirmankan-Nya dengan mulut-Nya kepada Daud ayahku; maksudnya: bahwa Bait Suci akan didirikan dan keturunan Daud akan tetap menduduki takhta (ay. 10; I Taw. 17).

* 2Taw 6:6 - Aku memilih Yerusalem // sebagai tempat kediaman nama-Ku
Aku memilih Yerusalem (I Taw. 22:1) sebagai tempat kediaman nama-Ku. Maksudnya, kehadiran-Nya secara langsung (Ul. 12:5, 7).

* 2Taw 6:11 - Tabut yang memuat perjanjian
Tabut yang memuat perjanjian. Lihat tafsiran 5:10.

* 2Taw 6:3-11 - Janji yang istimewa.
Allah telah hadir di dalam bait-Nya yang kudus di dalam awan kemuliaan. Dalam bagian ini, Salomo berbicara kepada seluruh jemaah Israel yang berkumpul di kompleks bait Allah. Kemudian setelah memberkati mereka, ia berbicara (ayat 4-11). Isi perkataan Salomo dapat dibagi ke dalam 3 bagian.
Pertama, pujian karena tergenapinya janji Allah bagi Daud (ayat 4-6). Fokus dari bagian pujian ini adalah bahwa Allah menggenapi yang Ia janjikan kepada Daud. Penulis Tawarikh sekali lagi mengaitkan Daud dan Salomo secara erat. Salomo tidak bertindak atas inisiatif sendiri, tetapi mewujudkan janji Allah kepada Daud. Salomo juga digambarkan sebagai raja yang sangat mengerti karya Allah di dalam pembangunan bait Allah. Meskipun ia yang berupaya keras untuk menyelesaikan bait Allah, ia mengakui bahwa Allah terlibat secara penuh melalui janji dan tindakan tangan-Nya (ayat 4). Bait Allah itu dimaksudkan menjadi tempat kediaman nama Allah (ayat 5-6). Nama menunjukkan kehadiran Allah di tengah umat-Nya.
Kedua, penjelasan tentang peranan Salomo (ayat 7-9). Salomo berhenti sejenak dari pujiannya dan menjelaskan mengapa bukan Daud sendiri yang membangun bait Allah. Komunitas pascapembuangan mungkin mengira bahwa bait Allah adalah proyek Daud yang gagal dilakukan. Salomo menjelaskan bahwa Allah memandang maksud Daud baik untuk mendirikan bait Allah. Namun demikian, Daud adalah raja yang berperang, sedangkan bait Allah akan dibangun ketika Israel telah mendapatkan tanahnya dengan damai. Tiga tema dalam bagian pertama muncul lagi: kaitan erat antara Daud dan Salomo, keterlibatan Allah dalam menentukan siapa yang membangun bait-Nya, dan tentang nama-Nya.
Ketiga, pujian karena janji Allah kepada Daud dipelihara (ayat 10-11). Salomo kembali pada pujiannya. Di sini muncul lagi 3 tema di atas. Salomo menyebut Daud sebagai bapanya, dan ia penerus takhta ayahnya. Juga, persetujuan Allah atas pekerjaan Salomo menunjukkan campur tangan Ilahi. Terakhir, nama Allah kembali dimunculkan.
Renungkan: Janji Allah teguh selamanya. Ia campur tangan dalam kehidupan kita dan hadir dalam kasih-Nya di tengah umat-Nya.


* 2Taw 6:13 - sebuah mimbar tembaga ... ia ... berlutut
 Di atas sebuah mimbar tembaga ... ia ... berlutut (bdg. I Raj. 8:54). Raja dengan demikian di hadapan umum mengakui bahwa dirinya juga hanyalah hamba Allah yang mengurus suatu kerajaan yang bukan miliknya sendiri (I Taw. 28:5).

* 2Taw 6:14 - Memelihara perjanjian dan kasih setia // Kepada hamba-hamba-Mu
Memelihara perjanjian dan kasih setia (hesed, bdg. taf. 5:13; I Taw. 16:41). Kedua istilah itu memiliki arti yang sinonim. Perjanjian kemurahan Allah melalui kematian Kristus adalah sumber segala berkat, baik untuk kita maupun untuk orang-orang yang "menerima bagian kekal ... selama perjanjian yang pertama" (Ibr. 9:15). Kepada hamba-hamba-Mu. Iman harus senantiasa dibuktikan dengan ketaatan (ay. 16; Yak. 2:17-26).

* 2Taw 6:18 - Langit yang mengatasi segala langit // tidaklah dapat memuat Engkau
Langit yang mengatasi segala langit (maksudnya: langit yang tertinggi) tidaklah dapat memuat Engkau. Lihat tafsiran 2:6.

* 2Taw 6:20 - di tempat ini
Doa yang dipanjatkan di tempat ini. Menjadi kebiasaan bagi orang Yahudi yang saleh untuk berkiblat ke Yerusalem ketika berdoa (Dan. 6:10). Tetapi, yang ditekankan di sini adalah hati yang sungguh-sungguh berserah kepada Allah yang telah menyatakan diri secara khusus itu, yaitu Allah yang telah meresmikan tempat ibadah Yerusalem untuk menggambarkan karya penebusan di dalam Kristus (bdg. pendahuluan untuk ps. 5-7).

* 2Taw 6:21 - Engkau juga yang mendengarnya ... dari sorga, // maka Engkau akan mengampuni
Engkau juga yang mendengarnya ... dari sorga, tempat tinggal utama Allah (Mzm. 11:4; Hab. 2:20), maka Engkau akan mengampuni. Tujuh permohonan berikut dapat dirangkum oleh I Yohanes 1:9, "Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia ... mengampuni ... dan menyucikan kita ... "

* 2Taw 6:22 - diwajibkan mengangkat sumpah
(1) Jika seseorang diwajibkan mengangkat sumpah. Kesaksian di dalam kasus-kasus yang meragukan diperkuat oleh sebuah sumpah yang diucapkan di tempat ibadah (Kel. 22:10, 11; Im. 6:3-5). Allah diminta untuk turun tangan demi penegakan keadilan.

* 2Taw 6:24 - oleh musuh
(2) Kekalahan dan pembuangan oleh musuh disebabkan oleh dosa (Im. 26:17, 33; Yos. 7:11, 12).

* 2Taw 6:26 - Apabila ... tidak ada hujan
(3) Apabila ... tidak ada hujan. Gejala alam mungkin memiliki sebab-sebab moral. Jelas Israel mengalami kekeringan ketika mereka berbuat dosa (I Raj. 17:1; Im. 26:19).

* 2Taw 6:28 - Apabila ada kelaparan
(4) Apabila ada kelaparan. Tulah-tulah yang beraneka ragam juga disebabkan oleh dosa (Im. 26:16, 20, 25, 26), sebab Allah mengetahui isi hati manusia (ay. 30; bdg. I Sam. 16:7).

* 2Taw 6:32 - Apabila seorang asing ... datang berdoa di rumah ini // Apabila umat-Mu ke luar untuk berperang
Apabila seorang asing ... datang berdoa di rumah ini. Bait Suci itu harus merupakan "rumah doa bagi segala bangsa" (Yes. 56:6-8). Pemilihan Israel bertujuan agar semua orang bisa mengenal Allah (ay. 13; Kej. 12:3; Ef. 2:11, 12). 34. (6) Apabila umat-Mu ke luar untuk berperang. Allah akan berperang bagi umat-Nya yang berseru kepada-Nya ketika berperang (14:11, 12; I Taw. 5:20).

* 2Taw 6:36 - Tidak ada manusia yang tidak berdosa // Apabila .. . mereka diangkut tertawan
Tidak ada manusia yang tidak berdosa. Terungkap di sini ajaran Alkitab yang konsisten tentang kehancuran total manusia (bdg. Yer. 13:23; 17:9; Ef. 2:3). Apabila .. . mereka diangkut tertawan. Pembuangan dan pemulihan Israel sudah dinubuatkan sejak zaman Musa (Im. 26:44, 45); dan semuanya tergenapi tepat seperti doa Salomo (36:16, 22, 23).

* 2Taw 6:41 - Bangkitlah ya Tuhan Allah dan pergilah ke tempat perhentian-Mu
Bangkitlah ya Tuhan Allah dan pergilah ke tempat perhentian-Mu (bdg. Bil. 10:35). Ayat-ayat yang terakhir ini mengutip Mazmur 132:8-10 yang anonim tetapi sangat mungkin digubah oleh Daud dalam situasi yang kurang lebih sama dengan peristiwa ini, yaitu ketika Daud meletakkan tabut perjanjian di dalam kemah yang terletak di Yerusalem (I Taw. 16).

* 2Taw 6:42 - Janganlah engkau menolak; yakni menolak doa-doa orang yang telah Kauurapi // segala kasih setia-Mu // kepada Daud, hamba-Mu itu
Janganlah engkau menolak; yakni menolak doa-doa orang yang telah Kauurapi. Maksudnya, Salomo sendiri, karena segala kasih setia-Mu (hesed) kepada Daud, hamba-Mu itu.

* 2Taw 6:12-42 - Doa yang istimewa.
Setelah Salomo memuji Allah karena berkat-Nya di masa lalu, ia melanjutkan dengan doa bagi masa depan Israel. Pendahuluan doa dimulai dengan menggambarkan situasi yang sebenarnya (ayat 12-13). Ia berdiri di atas mimbar tembaga, yang kira-kira panjang dan lebarnya 2,3 m, dan tingginya 1,3 meter, lalu berlutut dan menadahkan tangannya. Ini semua dilakukannya di depan seluruh jemaah, di tengah halaman luar bait Allah, kemungkinan bagian halaman untuk kaum awam. Dengan gambaran ini, kita mengerti betapa agung dan hikmatnya peristiwa tersebut. Lalu, Salomo menaikkan doanya. Pertama, doa untuk kerajaan (ayat 14-17). Doanya dimulai dengan pengakuan bahwa Yahweh begitu unik dan berkuasa. Penyelesaian bait Allah merupakan salah satu perwujudan superioritas Allah. Allah setia pada perjanjian kasih-Nya kepada orang-orang yang memberikan segenap hati kepada-Nya. Karena itu, komunitas pascape mbuangan harus hidup demikian pula. Kemudian ia meminta agar Allah memenuhi janji-Nya kepada Daud, sebagaimana ketaatan yang ia tunjukkan terhadap hukum Allah.
Kedua, doa untuk bait Allah (ayat 18-39). Bagian ini dimulai dengan pujian kepada Allah yang besar (ayat 18), lalu beranjak meminta hal-hal umum di dalam kerendahan hatinya agar bait Allah sungguh menjadi tempat yang efektif untuk berdoa kepada Allah (ayat 19-21). Bukankah Allah menempatkan nama-Nya di sana? Setelah itu, ia meminta hal-hal yang lebih khusus: mengenai sumpah keadilan (ayat 22-23), mengenai kekalahan, pengakuan dosa Israel, dan pemulihannya (ayat 24-25), mengenai kekeringan (ayat 26-27), mengenai bencana-bencana lainnya (ayat 28-31), mengenai orang asing (ayat 32-33), mengenai perang (ayat 34-35), mengenai pembuangan Israel (ayat 36-39). Dari permohonan-permohonan ini, pertobatan dan ketaatan Israel menjadi kunci pemulihan dari Allah yang hadir di dalam bait-Nya. Ketiga, doa untuk bait Allah dan kerajaan (ayat 40-42). Bagian ini merupakan penutup, yang menekankan perjanjian antara Allah dengan Daud agar kehadiran dan kesetiaan-Nya menjadi dasar kehidupan!
Renungkan: Di dalam doa, pastikan Anda tidak hanya ingin menikmati kehadiran Allah, tetapi ungkapan taat dan setia kepada-Nya.





Daftar Label dari Kategori Penjelasan Bacaan Alkitab Setahun

Tags:





Selanjutnya:

9 September - Yehezkiel 25-27


Sebelum:

20 Agustus - 2 Tawarikh 1-3



All Penjelasan Bacaan Alkitab Setahun:


MENU UTAMA:
Artikel Rohani(1)
Bacaan Alkitab Setahun GBI(15)
Catatan(3)
Contoh Tata Ibadah GBI(10)
Khotbah Pilihan GBI(3)
Lagu Rohani GBI(381)
Lagu Rohani GBI new(26)
NA(2)
Nafiri Kemenangan(213)
Pembacaan ABA (Ayo Baca Alkitab) Tahun 2016(8)
Pembacaan Alkitab GBI(13)
Penjelasan Bacaan Alkitab Setahun(8)
Sabda(20)
Seminar GBI(6)
Tentang GBI(3)
xxx(1)

Arsip Penjelasan Bacaan Alkitab Setahun..